7 Musisi Indie Indonesia yang Underrated, Gak Melulu Hindia!

7 Musisi Indie Indonesia yang Underrated, Gak Melulu Hindia!

Banyak sekali orang yang salah kaprah dengan menyebut indie sebagai suatu genre musik. Padahal, indie berasal dari kata independent yang berarti berdiri sendiri. Sebagian musisi memutuskan untuk berdiri sendiri, biar tak terikat dengan rumitnya kebijakan perusahaan rekaman mainstream. Mereka bisa lebih bebas berkarya, tanpa dibatasi.

Baru-baru ini, masyarakat dihebohkan dengan kehadiran Hindia, musisi indie yang juga vokalis dari .Feast. Banyak orang yang merasa relate dengan lagu-lagu milik Hindia, karena mengangkat isu sensitif dalam kehidupan sehari-hari.

Nah, gak hanya Hindia yang menghadirkan isu kehidupan sehari-hari dalam lagu miliknya. Ada juga beberapa musisi indie underrated yang harus banget kamu dengerin karyanya. Inilah tujuh musisi indie Indonesia yang sangat underrated!

1. Mondo Gascaro

instagram.com/mondogascaro

Mondo Gascaro

Bagi orang yang telah menikmati karya musisi indie sejak lama, pasti mengenal Mondo Gascaro. Lelaki kelahiran tahun 1975 ini telah lama berkiprah di dunia musik. Sebelum menjadi penyanyi solo, ia sempat menjadi pianis Sore pada tahun 2004 lalu.

Mengusung genre jazz, Mondo mengajak pendengarnya untuk menghayati liriknya yang puitis soal kehidupan sehari-hari. Ia juga dipercaya Garin Nugroho mengisi soundtrack film Kucumbu Tubuh Indahku dengan lagu berjudul Apatis. 

2. Kurosuke

instagram.com/kurosuke.san

Kurosuke

Nama Kurosuke sering dikaitkan dengan Fathia Izzati atau Kittendustkarena lagunya berjudul Velvet. Alunan musiknya yang manis dengan lirik gak kalah romantis membawa nuansa unik. Semua lagu yang pernah dirilis oleh laki-laki bernama asli Christianto Ario ini punya genre sejenis.

Ternyata, Kurosuke pernah menjadi gitaris band Anomalyst. Sayangnya, ia berpisah dengan band pada tahun 2018 untuk menjadi solois.

3. Vira Talisa

instagram.com/viratalisa

Vira Talisa

Perempuan kelahiran 1993 ini telah memulai karir bermusiknya sejak tahun 2016. Berbeda dengan musisi lainnya, Vira Talisa lebih memilih jalur vintage untuk gaya bermusiknya. Kamu bisa menemukan gaya bermusiknya yang khas, saat mendengarkan Primavera, album pertama milik Vira Talisa.

Menjadi kebangaan tersendiri, lagunya yang berjudul Walking Back Home pernah dicover oleh Fur, sebuah band indie dari Inggris. Menunjukkan popularitasnya yang semakin berkembang dari hari ke hari.

4. Oscar Lolang

instagram.com/oscarlolang

Oscar Lolang

Mengenalkan genre folk pada para pendengarnya, Oscar Lolang cukup idealis dalam merilis lagu-lagunya. Selalu mengusung isu sosial-politik yang jarang tersentuh oleh musisi lainnya.

Salah satu lagunya berjudul Eastern Man, bercerita soal kehidupan masyarakat Papua yang tak tenang. Liriknya yang emosional membawa para pendengar lebih aware dengan permasalahan masyarakat Papua. Disebutkan dalam liriknya, sumber daya alam berupa emas dimanfaatkan, tetapi justru banyak masyarakat Papua yang hidupnya tak aman.

5. Iksan Skuter

instagram.com/iksanskuterofficial

Iksan Skuter

Iksan Skuter mengusung genre folk dengan mengangkat permasalahan sosial di sekitarnya. Ada yang bercerita soal lingkungan, politik, dan masih banyak lagi. Tak jarang juga, ia mengkritik pemerintah melalui lagu mliknya.

Beberapa lagu milik Iksan Skuter yang sangat kritis, yaitu Nyalakan Tanda Bahaya, Papua Ku Cinta, Partai Anjing, dan lain-lain. Lirik lagunya akan bikin kamu lebih melek soal permasalahan yang sedang berlangsung di Indonesia.

6. Nadin Amizah

instagram.com/cakecaine

Nadin Amizah

Mungkin kamu lebih mengenal Cakecaine, bila dibandingkan Nadin Amizah. Namanya mulai dikenal setelah diajak berkolaborasi dengan Dipha Barus berjudul All Good. Kemudian, ia mulai merilis single yang berjudul Rumpang pada tahun 2018. Lirik yang emosional dipadukan dengan denting gitar akustik, bikin lagu ini spesial.

Selanjutnya, ia tetap membawakan lagu yang gak kalah emosional, seperti Sorai dan Seperti Tulang. Perempuan yang sempat mengikuti audisi Social Media Sensation ini juga pernah menyanyi bersama Sal Priadi berjudul Amin Paling Serius. 

7. Sal Priadi

instagram.com/__________saldi

Sal Priadi

Musisi indie dari Malang ini pertama kali merilis lagunya berjudul Kultusan pada tahun 2017. Terkenal dengan judul lagu yang sangat unik, bikin banyak orang penasaran. Tak hanya itu, liriknya pun menggunakan diksi yang sangat puitis.

Uniknya, saat ia membawakan lagunya secara live, ditampilkan layaknya pertunjukkan teatrikal. Gak heran banyak orang yang terpukau dengan penampilan live Sal Priadi.

Mulai sekarang, perkaya direktori musik milikmu dengan mendengarkan karya musisi di atas, ya!

Dan jangan lupa jika ingin mengundang atau mendatangkan artis-artis tersebut untuk berbagai event/acara, bisa langsung menghubungi Goromedia Entertainment di nomor telepon/WA 082280000050 atau email info@goromedia.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *