Album Ketiga Payung Teduh Akan Berubah Total

Kabar gembira untuk para Peneduh – julukan penggemar Payung Teduh. Pasalnya, grup musik Payung Teduh, yang terdiri dari Istiqamah Djamad alias Is (gitar, vokal), Abdul Aziz Turhan alias Comi (kontrabas), Alejandro Saksakame alias Cito (drum), dan Ivan Penwyn (guitalele) kini tengah mempersiapkan album ketiga mereka yang katanya akan berubah total. Hmm, akan seperti apa ya album baru mereka?

Bocoran Salah Satu Lagu di Album Ketiga

Sebelum meluncurkan album ketiga, grup pop-folk asal Jakarta yang terkenal dengan lagu-lagu syahdunya ini berbaik hati memberikan bocoran salah satu lagu mereka berjudul “Akad” di beberapa konsernya terakhir.

bila nanti saatnya telah tiba/

ku ingin kau menjadi istriku/

berjalan bersamamu dalam teriknya hujan/

berlarian ke sana kemari dan tertawa…

Begitulah kira-kira potongan lirik lagu “Akad” milik Payung Teduh yang akan menjadi satu dari sembilan lagu yang masuk dalam album ketiga. Meskipun belum bisa menikmati versi resmi lagu tersebut, tapi kita tetap bisa mendengarkan lagu ini di konser mereka via Youtube. Bahkan sudah banyak loh penyanyi yang meng-cover lagu ini walaupun belum resmi diluncurkan oleh Payung Teduh.

Persiapan Pembuatan Album yang Panjang

Persiapan membuat album ketiga Payung Teduh ini sudah dimulai sejak 2014. Namun, karena jadwal manggung yang padat membuat mereka sulit fokus menggarap album tersebut. Pasalnya, dalam sebulan saja, mereka bisa tampil hingga 17 kali. Jadilah karena kesibukan tersebut, para personil band Payung Teduh hanya bisa mendiskusikan persiapan penggarapan album di belakang panggung atau hotel. Sang drummer, Comi, mengakui bahwa sejak 2017, mereka membatasi jadwal manggung hanya 12 kali dalam sebulan karena ingin fokus merampungkan album ketiga mereka. Proses penggarapan yang terbilang lama inilah yang membuat album ketiga mereka berbeda dari album sebelumnya dan terasa spesial.

Terinspirasi dari Band Asal Brazil dan Film

Album ketiga mereka ini dikabarkan terinspirasi dari band asal Brazil bernama Los Hermanos. Sedangkan lagu-lagunya banyak terinspirasi dari film. Seperti salah satu lagu berjudul “Sisa Kebahagiaan” yang terinspirasi dari film The Sea Inside. Film itu menceritakan tentang perjuangan seorang lelaki yang lumpuh total karena tidak mempunyai tangan dan kaki dan ia harus memutuskan apakah ingin hidup atau mati. Dalam lagu “Sisa Kebahagiaan” ini digambarkan mimpi-mimpinya untuk bermain di pantai, menginjak pasir pantai, meskipun dia nggak punya kaki. Semua lirik lagu yang ada di album ketiga Payung Teduh ini diciptakan oleh sang vokalis. Hanya ada satu lagu yang ditulis oleh Catur Ari Wibowo yang juga menulis lirik lagu “Resah”. Judul lagu yang ia ciptakan untuk album ketiga Payung Teduh ini berjudul “Menunggu.”

Ingin Lebih Berisik di Album Ketiga

Is, sang vokalis mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya ingin lebih berisik di album tersebut dengan cara lebih mengeksplorasi bunyi dan suara untuk mencipta musik yang lebih berisik. Tentunya berisik versi Payung Teduh ya. Mereka ingin mengajak pendengar bergoyang namun tetap menyelipkan lagu bernuansa folk dan keroncong, seperti di dua album mereka sebelumnya; Payung Teduh dan Dunia Batas. Nah, album yang mereka produseri sendiri ini ingin dikembangkan dengan sedikit permainan gitar elektrik dan beragam eksplorasi lainnya. Namun untuk tema lagunya masih tentang kerinduan dan pencarian. Karena menurut Is, rindu adalah perasaan paling jujur. Ciye…

Warna Baru dan Perubahan Total

Para personil Payung Teduh menyadari bahwa perubahan memberikan opsi bagi penggemar yakni suka atau tidak suka. Namun Is dkk beralasan, perubahan dilakukan agar musik mereka tidak stagnan. Mereka berpikir jika musik Payung Teduh begitu-begitu saja, justru orang akan bosan mendengarkan. Maka dilakukanlah perubahan total yang akan mengawali perjalanan baru Payung Teduh di album ketiga. Saat ini mereka telah mengantongi tiga judul album untuk dipilih namun keputusannya akan diberikan saat semua proses sudah rampung. Kabarnya nih, album ketiga ini akan dirilis setelah Idul Fitri 2017 mendatang. Hmm, sudah nggak sabar kan, para Peneduh? Sukses untuk album ketiga Payung Teduh!

Album-album Payung Teduh bisa didengarkan melalui layanan pengaliran musik (streaming) Spotify di tautan ini.

 

Penulis: Thalita Jacinda

Kredit foto: Payung Teduh Management

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *