5 Soundtrack Film Dilan 1990 yang Bikin Baper

5 Soundtrack Film Dilan 1990 yang Bikin Baper – Dilan 1990. Tampaknya film adaptasi dari novel karya Pidi Baiq ini telah berhasil membuktikan kesuksesannya di pasar perfilman Indonesia. Di hari ke-10, film ini telah menarik penonton sebanyak lebih dari 3 juta sejak pertama kali tayang pada 25 Januari lalu. Angka yang tinggi untuk sebuah film remaja.

Meski akting pemeran utamanya sempat diragukan, namun Iqbaal Ramadhan mampu membawakan karakter Dilan dengan sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pujian yang diberikan untuk personil CJR tersebut.

Berlatar suasana tahun 1990an di kota Bandung, film ini rasanya tak akan lengkap tanpa soundtrack-nya yang syahdu. Seolah-olah membawa kita ke era 1990. Yuk, cek 5 soundtrack-nya yang diciptakan langsung oleh penulis novelnya berikut ini!

 

Itu Akan Selalu

 

Aku mungkin bukan aku yang dulu

Bukan lagi yang selalu berdua denganmu

Waktu telah membawa aku pergi

Tetapi perasaanku tetap saja… Kepadamu

 

Hari baik yang dulu

Sudah baik padaku

Terimakasih aku suka

Kamu

 

Itu akan

Selalu

 

Selain menulis sekuel novel Dilan, Pidi Baiq merupakan imam besar The Panasdalam, band yang dinaunginya sejak tahun 1995. Lagu-lagu yang menjadi soundtrack dalam film Dilan 1990 juga merupakan hasil karyanya. Kalau dipikir, Ayah Pidi benar-benar totalitas dalam ‘menciptakan’ Dilan ya!

 

Dulu Kita Masih SMA

 

Dulu kita masih remaja

Usia anak SMA

Di sekolah kita berjumpa

Pulang pasti kita berdua

 

Dan kini kamu ada di mana

Dan kini rindu, apa kabarmu

Dan ingin lagi, dan ingin lagi… Jumpa

 

Dari penggalan liriknya saja kita seolah diajak bernostalgia ke masa-masa SMA, saat di mana anak SMA dilanda asmara dan rindu pada gebetannya. Lagu ini juga karya sang penulis novel yang sudah banyak di-cover orang-orang di YouTube. Namun lagu ini aslinya dinyanyikan oleh Ajeng KF, istri dari pemain jimbe The Panasdalam.

 

Kaulah Ahlinya Bagiku

 

Di mana kamu ketika aku mau

Apa kau juga ketika aku rindu

Dengarlah sunyiku, dengarlah diamku

Dan rindu engkaulah ahlinya bagiku

 

Di mana kamu ketika aku mau

Apa kau juga ketika aku rindu

Dengarlah sunyiku dengarlah diamku

Dan rindu engkaulah ahlinya bagiku

 

Biarlah rinduku kumau kabarmu

Dan rindu, sunyilah akhirnya wakilmu

 

Lagu yang turut diciptakan oleh Ayah Pidi ini pun dinyanyikan oleh Ajeng KF. Siapa sangka Ajeng mampu membawakan soundtrack ini begitu dalam dengan liriknya yang romantis di mana liriknya mangisahkan tentang kerinduan yang menggebu-gebu pada sang kekasih.

 

Kemudian Ini

 

Kemudian ini yang kurasakan

Tak perlu angin tak perlu bunga

Tak perlu bulan tak perlu semua itu

Kuucap dariku padamu

 

Jelas pasti yakinlah padaku

Jelas pasti kuingin denganmu

 

Lagu ciptaan Pidi Baiq yang dinyanyikan oleh Ajeng KF selanjutnya adalah lagu berjudul ‘Kemudian Ini’ yang masuk ke dalam album voor Dilan. Album voor Dilan sendiri sudah ada sejak tahun 2016 lalu saat buku Dilan 1991 terbit.

 

Rindu Sendiri

 

Suara motor itu semakin mendekat

Kamu abaikan sapanya

Dia berupaya mencari senyummu

Dengan rayuan yang pelik

 

Waktu demi waktu pun berlalu

Keinginanmu mulai tumbuh

 

Biar dia merindukanmu sendiri

 

Berbeda dari 4 lagu di atas, soundtrack ciptaan Pidi Baiq satu ini dinyanyikan oleh sang pemeran utama di film 1990. Yup! Siapa lagi kalau bukan Iqbaal Ramadhan. Iqbaal ikut menyumbangkan satu lagu sebagai soundtrack dalam film yang dimainkannya. Romantisme film ini pun jadi semakin melekat karena lagu ini dibawakan langsung oleh ‘Dilan’, si bad boy yang puitis pada Milea.

Itu tadi 5 soundtrack film Dilan 1990 yang bikin baper. Kamu sudah nonton filmnya? Nantikan juga sequel-nya yang kabarnya akan dirilis pada akhir tahun 2018 ini.

 

Penulis: Thalita Jacinda

Foto: Dilan 1990 Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *